
FOTO BERSAMA: Komunitas Kuliner Semarang Guyub Sedulur, berfoto bersama di kegiatan Pekan Olahraga dan seni Mahasiswa Pelajar dan Taruna, di Akademi Kepolisian Kota Semarang, belum lama ini. (suaramerdeka.com / dok)
KSGS Kenalkan Keanekaragaman Kuliner
SEMARANG, suaramerdeka.com- Terbentuk pada 9 Maret 2016, komunitas Kuliner Semarang Guyub Sedulur (KSGS), memiliki visi bersinergi dengan para penikmat kuliner di Semarang, dalam suasana guyub.Adapun beberapa misi dari komunitas tersebut, yakni mengangkat dan memperkenalkan keanekaragaman kuliner di Kota Semarang, kepada pencinta kuliner nusantara.
‘’Misi utama kami adalah memperkenalkan kuliner Semarang, yang mungkin belum banyak orang tahu. Selain itu kami juga memiliki misi menjalankan bisnis yang optimal, bersama semua pihak terkait di dunia kuliner. Selain itu menjalin kerja sama dengan komunitas lain, baik kuliner maupun bukan, untuk menggelar berbagai acara positif,’’ kata Ketua KSGS, R Liem Suharto di Menara Suara Merdeka Lt 9, kemarin.
Beranggotakan 43 ribu lebih pengguna Facebook, komunitas ini membuat peraturan tentang bermacam hal, seperti cara mengulas, komentar, promosi, hingga mengatur tentang sanksi. Dari dunia maya, para anggota komunitas ini juga melakukan pertemuan atau biasa disebut kopi darat (kopdar).
Anggota komunitas ini pun berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari karyawan, pengusaha, PNS, pelajar, mahasiswa, penjual makanan, hingga penikmat makanan. ‘’Dalam bertemu, saatnya untuk berbagi informasi lebih lengkap dan bertukar cara pandang tentang kuliner. Kami tidak peduli latar belakang karena kami menganggap bahwa semua orang pasti suka menyantap makanan. Ruang bertemu di dunia maya maupun nyata menjadi media untuk saling berkembang.
Pencinta kuliner mengembangkan diri dalam pengalaman mencicipi makanan, sedangkan pengusaha makanan mempunyai ruang untuk kritik, promosi, hingga mengembangkan usahanya,’’ papar Liem, sapaan akrabnya.
(Red /Dini Failasufa /Aristya Kusuma Verdana /SMNetwork /CN26 )